Simak,Pesan AHY Saat Kuliah Umum di Kampus Unwira Kupang





Kupang,-Saat ini Indonesia menghadapi tiga tantangan besar, yakni tantangan di bidang ekonomi dan kesejahteraan, tantangan di bidang demokrasi dan kebebasan sipil, serta tantangan di bidang keadilan dan penegakan hukum.Hal tersebut dikemukakan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat  kuliah umum di Unwira,Selasa (06/12/2022). 



AHY juga mengajak mahasiswa Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang untuk menyiapkan diri dengan baik dalam menghadapi tantangan global.


Menurut AHY, generasi muda harus memiliki semangat untuk mengubah tantangan-tantangan tersebut menjadi peluang. Dirinya menyampaikan, harus mencontohi para pahlawan terdahulu. Sebab, para founding father juga berjuang memerdekakan Indonesia pada masa mudanya.


Ia menambahkan dengan memanfaatkan kemajuan zaman seperti artificial intelligent, robotic, mesin learning, dan segalanya berkaitan dengan revolusi 4.0, untuk meningkatkan keterampilan agar menjadi generasi unggul.


"Kalau kalah berkompetisi dengan teknologi, bagaimana kedepannya? Saatnya anak muda menjadi motor penggerak perubahan dan perbaikan untuk bangsa yang lebih hebat. Kita semua punya kesempatan," tegas AHY.


AHY mendorong generasi muda untuk mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yakni aman dan damai, adil dan sejahtera, maju dan mendunia.


Untuk itu, AHY mengajak seluruh mahasiswa optimis dan memiliki keyakinan bahwa apabila mempersiapkan diri dengan baik dan melakukan hal-hal yang tidak biasa, maka tantangan tersebut dapat dihadapi. Dengan begitu, dapat membawa Indonesia menjadi negara yang maju.


Menurut AHY, ada beberapa sebab yang membuat dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, di antaranya pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama kurang lebih dua tahun yang berdampak pada berbagai bidang kehidupan. Selain itu, perang yang berkecamuk antara Rusia dan Ukraina juga membawa dampak ke seluruh dunia.


“Perang membawa dampak terjadinya krisis pangan, krisis energi, maupun stabilitas keuangan internasional,” sebutnya.


AHY juga menyebutkan bahwa ketegangan yang terjadi di Asia Pasifik turut membawa dampak bagi Indonesia.


“Kalau kita mampu mempersiapkan diri dari sekarang, maka tantangan sebesar apapun, di masa depan bisa kita hadapi bersama-sama, dan Indonesia tetap bisa menjadi negara yang hebat dan maju,” tegasnya.

Menurutnya,pendidikan adalah kunci untuk bisa menghadapi tantangan zaman.


“Belajarlah dengan baik, persiapkan diri sebaik mungkin karena di masa mendatang, kalianlah yang akan mengambil posisi kami nanti. Kelak, 20 tahun yang akan datang kalian yang berdiri di depan, kami akan mundur ke belakang. Pada saat itu mudah-mudahan kalian ingat bahwa saya pernah mengatakan hal ini di kampus Unwira Kupang,” tandasnya.


Kegiatan tersebut mengusung tema mempersiapkan generasi unggul menuju indonesia emas tahun 2045.


AHY didampingi istri Anisa Pohan, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah, Ketua DPD Demokrat NTT, Leonardus Lelo bersama seluruh jajaran pengurus.


Sementara itu, Rektor Unwira Kupang, Pater Philipus Tule, SVD menyampaikan, untuk dapat menciptakan generasi emas, seluruh perguruan tinggi harus berjuang keras dan berkolaborasi dengan berbagai institusi. Tujuannya untuk mewujudkan cita-cita generasi emas yang berciri kecerdasan intelektual yang komprehensif, beretika dan bermoral, produktif, kreatif dan inovatif.


Memiliki spirit cinta damai dalam interaksi sosial, berkarakter nasionalis Indonesia yang kuat, serta memiliki peradaban unggul dan penghargaan tinggi terhadap nilai kearifan lokal dan budaya.


"Maka kita perlu berkolaborasi untuk menyiapkan generasi yang maju, agar Indonesia jaya, sejahtera berdasarkan pancasila dan UUD 1945," tuturnya.


Pater Philipus mengucapkan terima kasih kepada AHY sebagai pimpinan The Yudhoyono Institute yang telah bersedia menjadi narasumber dalam kuliah umum di kampus yang ia pimpin itu.(Arnold)








Artikel Pilihan

Iklan