Ini Piala Dunia-nya Messi,simak Ulasan Berikut.

 


Kupang,-Pengamat Bola Universitas Kristen Artha Wacana Salatiga  R.E.S  Fobia  SH,MIDS dalam sebuah alasan sederhana dan singkat mengatakan bahwa sebetulnya Brasil dan Belanda juga tak kalah bagus, tapi by design, mereka mengalah.

Kenapa demikian,menurutnya Neymar sama sekali tidak melakukan tendangan pinalti, padahal harusnya Neymar yang  pertama kali lakukan tendangan.

Res menambahkan Kapten Tim Belanda juga seharusnya bukan penembak pertama, tapi kelihatan Dia omong sendiri dulu sambil menunjuk dirinya, tampak terburu-buru bawa bola, dan langsung jadi penembak pertama dan tidak masuk.

Kelihatan desainnya kata Res. Ini aplikasi sempurna tentang 'koalisi' Misi Perdamaian Sport dengan  Geopolitics Design dan Game Theory.

Res menegaskan bahwa jangan lupa, FIFA butuh model untuk menggaungkan spirit perdamaian dalam rangka berakhirnya Perang Rusia - Ukraina. 

Sebetulnya lanjut Res FIFA ingin ingatkan Rusia, "4 tahun lalu, Kami usung Semangat Persaudaraan Sepak Bola di Rusia dalam bentuk World Cup 2018,tetapi dirusak dengan perang.

"Dugaan Saya, pada Partai Final, antara lain Bukan Artificial Intelligence, Tetapi Argentina - Inggris,"ungkap Dosen FH Unkris Salatiga.

"Hanya untuk mengingatkan pernah terjadi Perang Malvinas, tetapi kemudian Keduanya Berdamai. Kali ini, yang menang Argentina,"sebut Res melalui ulasan yang diterima media ini,Sabtu(10/12/2022).

Alasan berikutnya, kata Res,akan tampak tidak logis, bila Messi yang 7 kali mendapatkan Bola Emas sebagai Pemain Terbaik Dunia, tidak pernah sekalipun mengangkat Piala Dunia. 

Jadi, Saya pikir, "Ini Piala Dunia-nya Messi,"tutup Res.(Arnold)

Artikel Pilihan

Iklan